BATAM, duniadalamberita.online – Kehebohan dan kekhawatiran melanda warga Kota Batam pascaberedarnya sebuah rekaman video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah orang mengaku berasal dari Batam berada di tempat penampungan di Kamboja. Dalam video tersebut, para korban memohon bantuan langsung kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra agar dapat diselamatkan serta difasilitasi kepulangannya ke tanah air.
Menanggapi kabar darurat tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bergerak cepat melakukan koordinasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan BP2MI Kepri guna menelusuri kebenaran serta status keimigrasian para warga dalam video tersebut.
🇰🇭 Rincian Fakta & Imbauan Pemko Batam Terkait Video Warga di Kamboja
Berikut rincian fakta pernyataan resmi Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan terkait langkah penanganan dan penelusuran korban:
Isi Resah Video Viral: Sejumlah warga mengaku dari Batam meminta tolong kepada Wako Amsakar Achmad dan Wawako Li Claudia Chandra agar dievakuasi dari tempat penampungan di Kamboja.
Koordinasi Lintas Lembaga Negara: Pemko Batam melalui Diskominfo telah berkoordinasi secara langsung dengan Kemlu RI dan BP2MI Kepri.
Kendala Validasi Identitas & Keimigrasian: Kemlu dan BP2MI menyampaikan bahwa penelusuran status keimigrasian di Kamboja memerlukan data kependudukan (KTP/Paspor) yang lengkap dan pasti.
Imbauan Resmi Kepada Keluarga Korban: Pemko Batam mengimbau pihak keluarga yang mengenali warga dalam video tersebut untuk segera melaporkan data diri lengkap ke Kantor Wali Kota Batam atau Dinas Kominfo Batam demi mempercepat verifikasi evakuasi.
🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Desak Kemlu & BP2MI Evakuasi Korban Kamboja, Bongkar Jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang!
Menyikapi beredarnya video warga Batam yang meminta pertolongan di Kamboja per 13 September 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:
Apresiasi Respons Cepat Pemko Batam: Langkah Kadiskominfo Rudi Panjaitan berkoordinasi dengan Kemlu dan BP2MI adalah bukti kepedulian awal pemerintah daerah terhadap keselamatan warganya di luar negeri!
Desak Kemlu & Kedubes RI di Phnom Penh Kerahkan Tim Pelindungan WNI: Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kamboja didesak untuk tidak terhambat formalitas administrasi dan segera berkoordinasi dengan kepolisian Kamboja guna menjemput serta menyelamatkan para korban dari ancaman sindikat online scam atau penyekapan!
Bareskrim & Polda Kepri Wajib Usut Perekrut Ilegal di Batam: Kepolisian didesak untuk membongkar jaringan calo atau penyalur Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Batam yang secara sembunyi-sembunyi mempekerjakan warga lokal ke penampungan ilegal di Kamboja.
"Keselamatan nyawa WNI di atas segalanya! Lindungi warga Batam dan evakuasi secepatnya dari Kamboja!" tegas Pimpinan Redaksi.
DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, pelindungan PMI, serta pengawasan kejahatan perdagangan orang internasional.
Bagaimana pendapat Anda mengenai maraknya penipuan kerja dan pentingnya kehati-hatian warga Batam saat menerima tawaran kerja di luar negeri seperti Kamboja saat ini?
Tetaplah kritis, cegah TPPO, dan kawal Kemerdekaan Republik Indonesia!
Tim Investigasi Pelindungan WNI, Kejahatan TPPO & Pengawasan Hubungan Internasional
Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L