UPDATE PENANGANAN MEDIS BENTROKAN SETOKOK: 2 Korban Meninggal Diautopsi di RS Bhayangkara, 6 Korban Luka Dirawat di 4 RS Batam!

UPDATE PENANGANAN MEDIS BENTROKAN SETOKOK: 2 Korban Meninggal Diautopsi di RS Bhayangkara, 6 Korban Luka Dirawat di 4 RS Batam!
​BATAM, duniadalamberita.online – Pemutakhiran data penanganan medis korban insiden bentrokan maut sengketa lahan di Setokok, Jembatan Barelang, Kota Batam, terus diperbarui oleh tim medis di sejumlah rumah sakit rujukan. Berdasarkan pendataan terbaru, dua korban dipastikan meninggal dunia dan sedang menjalani proses autopsi, sementara korban luka-luka masih dalam perawatan intensif.
​Seluruh fasilitas kesehatan rujukan di Kota Batam disiagakan untuk memberikan penanganan darurat bagi para korban luka guna meminimalkan risiko bahaya medis lanjutan.
​🏥 Rincian Data Korban & Sebaran Penanganan Rumah Sakit se-Kota Batam
​Berikut rincian fakta identitas para korban serta sebaran lokasi penanganan medis di rumah sakit se-Kota Batam:
​RS Bhayangkara Polda Kepri Batam (Korban Meninggal Dunia):
​Edi Palue (Meninggal Dunia)
​Heri alias Black Ende (Meninggal Dunia)
​Catatan: Kedua jenazah saat ini sedang menjalani proses autopsi oleh tim kedokteran forensik RS Bhayangkara Polda Kepri.
​RS Awal Bros Batuaji (Perawatan Medis):
​Alfosius (Perawatan Medis)
​M. Husni Huda (Perawatan Medis)
​RS Budi Kemuliaan (Perawatan Medis):
​Komaruddin Koli (Perawatan Medis)
​RSUD Embung Fatimah (Perawatan Medis):
​Bastian (Perawatan Medis)
​RS Bunda Halimah Batam (Perawatan Medis):
​Rusli Yamnani (Perawatan Medis)
​Stenly (Perawatan Medis)
​Segenap jajaran dan masyarakat memanjatkan doa terbaik bagi almarhum Edi Palue dan almarhum Heri alias Black Ende agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Doa dan dukungan juga mengalir bagi seluruh korban luka agar segera memperoleh kesembuhan.
​🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Pantau Ketat Penanganan Medis 5 RS, Desak Pemko Batam & Kepolisian Jamin Santunan Korban!
​Menyikapi pemutakhiran data medis korban insiden bentrokan maut Setokok per 15 September 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:
​Keselamatan Jiwa & Layanan Darurat Wajib Jadi Prioritas Utama: Manajemen lima rumah sakit rujukan di Kota Batam didesak untuk memberikan pelayanan medis terbaik tanpa terkendala hambatan administratif atau pembiayaan di awal!
​Polda Kepri & Polresta Barelang Wajib Usut Tuntas Transparan: Kepolisian didesak untuk memproses hukum seluruh pihak yang terlibat serta membongkar pemicu utama perselisihan lahan agar keadilan bagi para korban dan keluarga dapat ditegakkan secara akuntabel.
​Pemerintah Kota Batam Wajib Jamin Santunan & Biaya Pengobatan: Pemko Batam bersama BP Batam dan pihak-pihak bertanggung jawab didorong untuk memastikan seluruh biaya perawatan medis korban luka serta hak santunan bagi keluarga korban meninggal dunia dipenuhi secara utuh.
​"Utamakan keselamatan korban! Usut tuntas kasus penyerangan Setokok dan penuhi hak santunan keluarga korban!" tegas Pimpinan Redaksi.
​DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, pemutakhiran data penanganan medis, serta penegakan hukum sengketa lahan di Kota Batam dan Kepulauan Riau.
​Bagaimana pandangan Anda mengenai langkah penanganan medis darurat serta kepastian jaminan santunan bagi para korban bentrokan lahan di Batam saat ini?
​Tetaplah kritis, dukung kemanusiaan, dan kawal Kemerdekaan Republik Indonesia!
​Tim Investigasi Penanganan Medis Korban, Hukum Kriminal & Pengawasan Daerah
Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L