JAKARTA, duniadalamberita.online – Fenomena antrean panjang kendaraan roda empat mendadak memadati berbagai posko pendaftaran Full Cycle MyPertamina di sejumlah kota besar di Indonesia. Peningkatan tajam jumlah pendaftar ini terjadi seiring makin mepetnya sisa waktu masa sosialisasi, di mana uji coba pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar resmi diberlakukan secara ketat pada 1 September.
Langkah percepatan verifikasi QR Code ini memicu kepanikan warga (panic registering) yang khawatir tidak bisa mengakses BBM subsidi saat aturan baru diterapkan. PT Pertamina Patra Niaga mengimbau pemilik kendaraan untuk segera melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi atau portal web resmi guna menghindari penumpukan fisik di SPBU maupun posko pendaftaran offline.
⛽ Rincian Aturan, Syarat Pendaftaran, & Skema Pengetatan BBM Subsidi
Berikut rincian fakta dan ketentuan teknis pendaftaran QR Code MyPertamina menjelang uji coba 1 September:
Sasaran Kendaraan Roda Empat: Pengetatan wajib QR Code diprioritaskan bagi kendaraan roda empat (mobil pribadi dan angkutan) untuk memastikan alokasi BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tepat sasaran.
Persyaratan Dokumen Pendaftaran: Pemilik kendaraan wajib mengunggah foto STNK aktif, KTP pemilik/pengemudi, serta foto fisik kendaraan tampak samping dan depan yang memperlihatkan plat nomor secara jelas.
Proses Verifikasi Data: Verifikasi data pendaftaran memakan waktu 1 hingga 3 hari kerja. Setelah dinyatakan cocok, pengguna akan menerima QR Code yang dapat dicetak atau disimpan di ponsel untuk ditunjukkan saat bertransaksi di SPBU.
🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Apresiasi Ketepatan Sasaran Subsidi, Desak Pertamina Kembangkan Server & Sikat Praktik Calo Pendaftaran!
Menyikapi serbuan pendaftaran QR Code MyPertamina di berbagai daerah per 22 Agustus 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:
Apresiasi Langkah Digitalisasi Distribusi BBM Subsidi: Kebijakan pengetatan QR Code adalah langkah nyata untuk meminimalisasi kebocoran BBM bersubsidi agar benar-benar dinikmati masyarakat menengah ke bawah dan sektor usaha kecil!
Pertamina Didesak Perkuat Kapasitas Server & Loket Offline: PT Pertamina Patra Niaga didesak untuk meningkatkan keandalan server pendaftaran online dan menambah jumlah petugas loket pembantu di SPBU agar warga tidak terjebak antrean berjam-jam.
Minta Pengawasan Ketat Terhadap Oknum Pungli & Calo QR Code: Polisi dan Pertamina didorong untuk menindak tegas oknum yang memanfaatkan kepanikan warga dengan membuka jasa pendaftaran QR Code berbayar atau pemalsuan dokumen kendaraan.
"Subsidi BBM adalah hak rakyat yang berhak! Permudah sistem pendaftarannya, jamin kelancaran layanan, dan berantas praktik penyelewengan!" tegas Pimpinan Redaksi.
DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, keadilan distribusi energi, serta transparansi pelayanan publik di Indonesia.
Bagaimana pengalaman Anda saat melakukan proses pendaftaran dan verifikasi QR Code MyPertamina di kota Anda saat ini?
Tetaplah kritis, dukung efisiensi subsidi negara, dan kawal Kemerdekaan Republik Indonesia!
Tim Investigasi Kebijakan Energi, Pelayanan Publik & Ekonomi Daerah
Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L