JOMBANG & JAKARTA, duniadalamberita.online – Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung khidmat di Kota Santri, Jombang, Jawa Timur, secara resmi telah melahirkan pucuk pimpinan baru untuk nahkoda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Forum tertinggi warga Nahdliyin tersebut menetapkan KH Miftachul Achyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU.
Keterpilihan dua ulama karismatis tersebut disambut hangat oleh seluruh elemen Nahdliyin dan tokoh bangsa. Penetapan ini dinilai menjadi angin segar sekaligus titik balik penting bagi penguatan konsolidasi jam'iyah NU dalam mengarungi dinamika kebangsaan serta memperkokoh persatuan umat di seluruh pelosok Nusantara.
🟢 Rincian Hasil Keputusan Muktamar ke-35 NU di Jombang
Berikut rincian fakta ketetapan dan susunan pucuk pimpinan tertinggi PBNU hasil Muktamar ke-35 di Jombang:
Rais Aam PBNU: KH Miftachul Achyar kembali dipercaya memegang tampuk kepemimpinan tertinggi sebagai Rais Aam untuk mengawal garis kebijakan syuriyah dan nilai-nilai keislaman NU.
Ketua Umum PBNU: KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, secara resmi terpilih menjabat sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.
Lokasi Bersejarah: Muktamar dipusatkan di Jombang, Jawa Timur—tanah kelahiran para muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama—memberikan nilai simbolis yang sangat kuat bagi semangat kembali ke khittah pergerakan.
Fokus Khidmah PBNU: Kepemimpinan baru diproyeksikan bakal memfokuskan program kerja pada kemandirian ekonomi umat, penguatan pendidikan pesantren, sains-teknologi, serta pengokohan wawasan kebangsaan yang inklusif.
🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Selamat & Sukses PBNU Baru! Satukan Kekuatan Jam'iyah, Lupakan Pertikaian Masa Lalu Demi Indonesia Maju!
Menyikapi terpilihnya Rais Aam dan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 di Jombang per 31 Agustus 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:
UCAPAN SELAMAT & APRESIASI SETINGGI-TINGGINYA: Redaksi mengucapkan selamat atas amanah besar yang diemban oleh KH Miftachul Achyar dan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Semoga PBNU senantiasa menjadi benteng moral dan pengayom seluruh rakyat Indonesia!
SERUAN REKONSILIASI & PERSATUAN TOTAL: PBNU periode ini didesak untuk segera menyatukan seluruh kekuatan Nahdlatul Ulama dari tingkat ranting hingga pusat. Lupakan seluruh dinamika perselisihan dan pertikaian politik masa lalu demi khidmah yang tulus bagi kemaslahatan umat!
MELANGKAH MAJU UNTUK MASA DEPAN INDONESIA: PBNU di bawah nakhoda baru diharapkan terus berperan aktif mengawal isu-isu strategis bangsa—mulai dari pemerataan ekonomi rakyat, penegakan keadilan sosial, hingga menjaga perdamaian dunia di tengah arus globalisasi.
"Selamat berkhidmah KH Miftachul Achyar dan Gus Kikin! Satukan barisan Nahdliyin, kubur perbedaan masa lalu, dan melangkahlah maju demi masa depan Indonesia yang lebih baik!" tegas Pimpinan Redaksi.
DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, moderasi beragama, serta penguatan persatuan kebangsaan di Indonesia.
Bagaimana harapan Anda terhadap kepemimpinan baru PBNU di bawah KH Miftachul Achyar dan Gus Kikin dalam membimbing umat dan menjaga kesejukan bangsa?
Tetaplah kritis, jalin persatuan nasional, dan kawal Kemerdekaan Republik Indonesia!
Tim Investigasi Kebijakan Keagamaan, Kebangsaan & Pengawasan Ormas
Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L