TEL AVIV & JAKARTA, duniadalamberita.online – Peta politik domestik Israel bergolak hebat di tengah pusaran konflik kawasan yang kian memanas. Hasil survei terbaru yang dirilis Channel 12 Israel pada akhir Agustus 2026 menunjukkan kejutan politik besar menjelang kemungkinan digelarnya Pemilu Knesset.
Partai Yashar pimpinan mantan Panglima Militer Gadi Eisenkot secara mengejutkan melesat ke posisi puncak dengan mengamankan 24 kursi Knesset. Perolehan tersebut resmi melampaui Partai Likud milik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang harus puas terlempar ke posisi kedua dengan 23 kursi.
🗳️ Rincian Proyeksi Perolehan Kursi Knesset & Nasib Koalisi Kanan
Berikut rincian fakta jajak pendapat peta kekuatan partai politik Israel versi Channel 12:
Papan Atas & Oposisi:
Partai Yashar (Gadi Eisenkot): Memimpin dengan perolehan 24 kursi.
Partai Likud (Benjamin Netanyahu): Terperosok ke posisi kedua dengan 23 kursi.
Partai B’Yachad (Naftali Bennett): Menempati urutan ketiga dengan 15 kursi.
Partai Demokrat (Yair Golan): Meraih 11 kursi.
Partai Yisrael Beytenu (Avigdor Lieberman): Mengamankan 9 kursi.
Partai Keagamaan & Terobosan Baru:
United Torah Judaism (Moshe Gafni) & Otzma Yehudit (Itamar Ben-Gvir): Masing-masing meraih 8 kursi.
Joint List (Yousef Jabareen) & Shas: Masing-masing mengamankan 7 kursi.
People of Israel (Ofer Winter): Partai baru pimpinan mantan perwira militer mencatat terobosan dengan 4 kursi.
United Arab List (Mansour Abbas): Meraih 4 kursi.
Kehancuran Bezalel Smotrich:
Partai Religious Zionism: Dipimpin Menteri Keuangan ekstremis Bezalel Smotrich, terlempar dramatis dari parlemen akibat hanya meraup 2,6 persen suara—gagal menembus ambang batas minimal (electoral threshold) Knesset.
🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Runtuhnya Koalisi Ekstremis Tel Aviv & Desak Pertanggungjawaban Genosida di Gaza!
Menyikapi anjloknya elektabilitas partai Netanyahu dan kehancuran Bezalel Smotrich dalam survei pemilu Israel per 3 September 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:
Cermin Kehancuran Kepercayaan Publik Atas Rejim Perang: Merosotnya suara Likud dan tendangan keluar bagi Partai Smotrich adalah bukti nyata kejenuhan serta mosi tidak percaya publik internal Israel atas kegagalan perbatasan dan kejahatan perang yang dilanggengkan rejimen Netanyahu!
Perubahan Pucuk Pimpinan Tidak Boleh Mengaburkan Agenda Kemerdekaan Palestina: Naiknya Gadi Eisenkot atau Naftali Bennett tidak boleh membuat komunitas internasional terkecoh. PBB dan negara-negara Arab/Asia-Pasifik didesak untuk terus menekan siapa pun pemimpin Israel agar menghentikan agresi militer dan mengakui kedaulatan negara Palestina!
Adili Penjahat Perang di Mahkamah Internasional (ICC): Terlemparnya kelompok ekstremis kanan seperti Smotrich harus dijadikan momentum bagi Jaksa ICC untuk mempercepat eksekusi surat penangkapan atas kasus kejahatan kemanusiaan dan genosida di Gaza.
"Rejimen perang mulai runtuh dari dalam! Hentikan agresi militer di Gaza dan seret para penjahat perang ke Pengadilan Internasional!" tegas Pimpinan Redaksi.
DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, analisis politik internasional, serta perjuangan kemerdekaan Bangsa Palestina.
Bagaimana pandangan Anda mengenai merosotnya elektabilitas Netanyahu dan gagalnya partai ekstremis Smotrich menembus parlemen Israel saat ini?
Tetaplah kritis, dukung kemerdekaan Palestina, dan kawal Kemerdekaan Republik Indonesia!
Tim Investigasi Geopolitik Timur Tengah, Pengawasan Hukum Internasional & Kebijakan Luar Negeri
Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L