ISTANA BANTAH KIRIM SURPRES KAPOLRI & GUBERNUR BI: Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Masih Dalam Proses!

ISTANA BANTAH KIRIM SURPRES KAPOLRI & GUBERNUR BI: Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Masih Dalam Proses!
​JAKARTA, duniadalamberita.online – Pihak Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, secara resmi menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hingga saat ini belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI terkait pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) maupun Gubernur Bank Indonesia (BI).

​Mensesneg menegaskan bahwa seluruh rumor dan spekulasi mengenai pergantian dua posisi vital kepemimpinan nasional tersebut tidak benar, karena hingga hari ini seluruh proses evaluasi dan mekanisme pengusulan masih berjalan di tingkat internal pemerintah.

🏛️ Klarifikasi Mensesneg & Penegasan Proses Evaluasi Istana
​Pernyataan resmi Istana ini merespons maraknya spekulasi publik dan isu reshuffle atau pergantian pejabat tinggi negara di tubuh Kepolisian RI serta bank sentral:

​* Surpres Kapolri & Gubernur BI Belum Terbit: Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan belum ada dokumen resmi Surpres yang dikirimkan Istana ke pimpinan DPR RI untuk uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
​* Masih Dalam Tahapan Proses: Pemerintah menegaskan bahwa penunjukan kepemimpinan pada institusi penegak hukum dan otoritas moneter tertinggi dilakukan dengan pertimbangan matang, ketelitian, serta mengikuti seluruh tahapan perundang-undangan yang berlaku.
​* Menjaga Stabilitas Keamanan & Moneter: Pihak Istana mengimbau publik untuk tidak berspekulasi berlebihan demi menjaga kondusivitas stabilitas keamanan nasional serta kepastian pasar keuangan di Indonesia.

🚨 Pernyataan Sikap Redaksi: Transparansi Rekam Jejak Calon Kapolri & Gubernur BI Wajib Diutamakan!
​Menyikability penegasan Istana mengenai belum dikirimkannya Surpres pergantian Kapolri dan Gubernur BI per Agustus 2026 ini, redaksi DUNIA DALAM BERITA ONLINE memberikan pernyataan sikap pengawasan publik yang sangat tegas:

Prioritaskan Integritas & Rekam Jejak Tanpa Kompromi: Ketika Surpres nantinya dikirimkan ke DPR, Presiden Prabowo Subianto diharapkan memilih figur calon Kapolri dan Gubernur BI yang memiliki integritas moral tinggi, bebas dari catatan korupsi/pelanggaran HAM, serta profesional di bidangnya demi menjaga wibawa penegakan hukum dan stabilitas moneter nasional.

DPR Wajib Gelar Fit and Proper Test Secara Terbuka: Pimpinan dan Anggota DPR RI diimbau untuk tidak sekadar "stempel" menyetujui nama yang diusulkan Istana. Uji kelayakan calon pejabat publik tertinggi wajib digelar secara transparan dengan melibatkan masukan masyarakat, KPK, PPATK, dan Komnas HAM.

Cegah Politisasi Institusi Bhayangkara & Bank Sentral: Suksesi kepemimpinan di tubuh Polri dan Bank Indonesia harus terbebas dari vested interest politik praktis maupun kelompok oligarki. Independensi BI dan profesionalisme Polri adalah pilar utama kedaulatan bangsa!

​"Kepemimpinan Polri dan Bank Indonesia adalah pilar utama ketahanan nasional! Pemilihan calon pimpinan wajib berbasis integritas, profesionalisme, dan transparansi publik!" tegas Pimpinan Redaksi.

​DUNIA DALAM BERITA ONLINE akan terus berada di garis depan untuk mengawal keterbukaan informasi, suksesi kepemimpinan nasional, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Republik Indonesia.

​Bagaimana pandangan Anda mengenai kriteria ideal calon Kapolri dan Gubernur BI yang dibutuhkan Indonesia saat ini?

​Tetaplah kritis, dukung kepemimpinan nasional yang profesional, dan kawal transparansi birokrasi!

Tim Investigasi Politik Nasional & Tata Kelola Negara

Redaktur Pelaksana: M.A.D.H.L